Alhamdulillah acara Bakti sosial kali
ini berjalan lancar. Kegiatan bersama Pokdarwis Lawa Mandiri, Team
Outbound Serang Adventure, dan penggalang dana Ngetrip Kita Ngbolang ini
dilakukan di Rest Area Alur Sipetung Desa Wisata Siwarak bersama
anak-anak Panti Asuhan Al Khoerot Bukateja. Terima Kasih yg tak
terhingga juga buat teman2 yg tlah membantu kelancaran kegiatan ini yg
tdk biza disebut satu persatu. Kegiatan meliputi Outbound, Trekking ke
Curug Muncrat dan menikmati sensasi flying fox di alur sipetung yg saat
ini terpanjang di Purbalingga.
Friday, 8 April 2016
Thursday, 17 March 2016
Kenalkan Wahana Baru Dengan Melakukan Baksos untuk Anak-anak Panti Asuhan Al Khoerot Bukateja yang diprakarsai Pokdarwis Lawa Mandiri bekerja sama dengan Serang Adventure sebagai provider Outbound yang ada di Purbalingga dan penggiat alam bebas Ngetrip Kita Ngebolang. Kegiatan pada Minggu, 13 Maret 2016 di Rest Area Alur Sipetung ini sekaligus untuk memperkenalkan Destinasi baru yang ada di Desa Wisata Siwarak. Rest Area Alur Sipetung yang terletak di Selatan Obyek Wisata Gualawa meskipun tergolong destinasi baru namun cukup sering digunakan untuk melakukan kegiatan. Diharapkan dengan seringnya mengadakan kegiatan ini nantinya juga mampu mendongkrak kunjungan wisata ke Desa Wisata Siwarak.

Kegiatan baksos yang dimulai pukul 09.00 diawali outbound ini cukup mendapat antusias peserta Panti Asuhan Al Khoerot Bukateja. Game demi game terlewati dengan penuh keceriaan baik oleh anak-anak panti maupun panitia. Outbound berakhir hingga pukul 11.00. Setelah melakukan istirahat acara dilanjutkan dengan trekking ke Curug Muncrat.
Tak banyak kendala untuk mencapai Curug Muncrat karena trek yang dilalui tidak terlalu terjal dan perjalanan ke curug bisa ditempuh sekitar 20 menit dengan berjalan kaki dari Rest Area Alur Sipetung. Sepanjang perjalanan peserta disuguhi hamparan kebun nanas dan perbukitan yang masih terlihat hijau dan alami. Semangat peserta makin bertambah saat dari kejauhan curug yang menjulang tinggi sudah terlihat .

Nampak sebagian peserta langsung bergegas kebawah tebing begitu melihat keindahan curug yang berdiri kokoh . Mereka dengan asyiknya bermain air dibawah guyuran air yang langsung mengalir dari sumbernya.

Setelah puas bermain air peserta kembali ke rest area melalui trek berbeda yang tentunya menyuguhkan keindahan yang lebih menakjubkan. Ditengah perjalanan pulang peserta juga diberi kesempatan untuk mencicipi nanas yang sudah dikupas dan telah disediakan Pokdarwis Lawa Mandiri . Hal ini kami lakukan untuk mengenalkan kepeserta kalau nanas disini meski buahnya kecil namun rasanya manis. Seperti kita ketahui nanas merupakan icon Desa Wisata Siwarak, hampir 80% lahan yang ada di Desa Wisata Siwarak ditanami nanas. Selain mempromosikan destinasi wisata kami juga mempromosikan apa yang dihasilkan warga siwarak. Bahkan tak hanya di siwarak kami melakukan promo, kami juga ke jakarta dengan mengumpulkan warga siwarak yang ada di perantauan khususnya jabotabek dengan mengenalkan destinasi wisata baru yang ada di Desa Siwarak. Kami berharap dengan adanya kopdar seperti ini warga yang diperantauan juga tahu potensi apa yang ada di desanya dan mereka mampu menjadi duta untuk daerahnya sendiri khususnya Desa Siwarak.
Kembali ketopik utama, setelah peserta sampai di rest area, acara dilanjutkan dengan mencoba salah satu wahana flying fox sepanjang 150 meter . Satu persatu peserta mulai melakukan uji adrenalin dengan meluncur di bentangan flying fox yang saat ini merupakan flying fox terpanjang di Kota Purbalingga.
Acara di tutup dengan pembagian merchandise ke anak-anak Panti Asuhan Al Khoerot sebelum mereka kembali pulang. Terima kasih yang tak terhingga kepada mitra kami Serang Adventure yang saat ini menjadi provider outbound terbesar di Kota Purbalingga dan rekanan kami Ngetrip Kita Ngebolang yang sering membantu kami mengenalkan destinasi wisata yang ada di Desa Wisata Siwarak, juga kepada teman-teman yang sudah membantu kegiatan ini hingga acara selesai.
Sunday, 14 February 2016
Klub Pajero Indonesia One (PI1) padati Rest Area Alur Sipetung dalam fun offroad yang digelar pada Minggu, 14 februari 2016 . Kegiatan ini diikuti anggota PI1 dari chapter Brawijaya (Surabaya), chapter Siliwangi (Bandung),chapter Patriot (Bekasi), chapter Tangerang, Cilacap dan kota-kota besar lainnya.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan baksos di Obyek Wisata Gualawa dengan membagikan tas dan alat tulis ke anak-anak sekolah disekitaran lokasi yang dilewati Klub Pajero Indonesia One. Secara simbolis nampak Kepala Desa Siwarak juga ikut memberikan bantuan kepada anak anak yang tercatat sekitar 50 anak lebih.
"Potensi wisata alam di Desa Wisata Siwarak khususnya Alur Sipetung sangat disayangkan untuk dilewatkan, keindahan alam disini sangat luar biasa. sepanjang perjalanan dari alur sipetung kita disuguhi hamparan kebun nanas," ujar Asep Mulya dari Chapter Siliwangi.
Hal senada juga diungkapkan wilmon dari Chapter Patriot. Dikatakan Wilmon " Di Desa Wisata Siwarak kami disuguhi keramah tamahan penduduk sepanjang perjalanan, kami juga bisa langsung mencicipi nanas yang langsung petik dari pohonnya, ini pengalaman yang luar biasa".
Ketua Panitia Fun Offroad Mayuh dolan Purbalingga, Sobirin Guntoro mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan lebih dalam potensi wisata di Purbalingga khususnya Alur Sipetung yang baru mulai pembangunan pertengahan november 2015. Potensi disini sangat luar biasa dan treknya sangat menantang untuk dicoba. Kami ingin dengan adanya kegiatan seperti ini Alur Sipetung lebih dikenal masyarakat luas karena untuk potensi yang ditawarkan alur sipetung dengan menikmati sunrise dan wahana lainnya wisatawan bisa dengan mudah menjangkaunya .
Menikmati keindahan alam, petik nanas dan uji adrenalin dengan meluncur di flying fox yang saat ini terpanjang di Purbalingga menjadi wahana relaksasi bagi peserta touring di sekitaran Rest Area Alur Sipetung. Nampak para peserta fun offroad sangat antusias mengikuti tiap kegiatan ini. Mencicipi nanas yang langsung dipetik mungkin hal yang baru bagi peserta touring. Dengan dibekali pisau sebelum petik peserta juga memakai sepatu boot yang telah disediakan di Rest Area Alur Sipetung agar terhindar dari duri nanas saat memetiknya.Nampak peserta terlihat hingga ketengah lahan untuk memetik dan mencicipi nanas madu yang ada di Desa Wisata Siwarak. Nanas madu meski terlihat hijau dan kecil namun rasanya manis .
"Potensi wisata alam di Desa Wisata Siwarak khususnya Alur Sipetung sangat disayangkan untuk dilewatkan, keindahan alam disini sangat luar biasa. sepanjang perjalanan dari alur sipetung kita disuguhi hamparan kebun nanas," ujar Asep Mulya dari Chapter Siliwangi.
Hal senada juga diungkapkan wilmon dari Chapter Patriot. Dikatakan Wilmon " Di Desa Wisata Siwarak kami disuguhi keramah tamahan penduduk sepanjang perjalanan, kami juga bisa langsung mencicipi nanas yang langsung petik dari pohonnya, ini pengalaman yang luar biasa".
Ketua Panitia Fun Offroad Mayuh dolan Purbalingga, Sobirin Guntoro mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan lebih dalam potensi wisata di Purbalingga khususnya Alur Sipetung yang baru mulai pembangunan pertengahan november 2015. Potensi disini sangat luar biasa dan treknya sangat menantang untuk dicoba. Kami ingin dengan adanya kegiatan seperti ini Alur Sipetung lebih dikenal masyarakat luas karena untuk potensi yang ditawarkan alur sipetung dengan menikmati sunrise dan wahana lainnya wisatawan bisa dengan mudah menjangkaunya .
Menikmati keindahan alam, petik nanas dan uji adrenalin dengan meluncur di flying fox yang saat ini terpanjang di Purbalingga menjadi wahana relaksasi bagi peserta touring di sekitaran Rest Area Alur Sipetung. Nampak para peserta fun offroad sangat antusias mengikuti tiap kegiatan ini. Mencicipi nanas yang langsung dipetik mungkin hal yang baru bagi peserta touring. Dengan dibekali pisau sebelum petik peserta juga memakai sepatu boot yang telah disediakan di Rest Area Alur Sipetung agar terhindar dari duri nanas saat memetiknya.Nampak peserta terlihat hingga ketengah lahan untuk memetik dan mencicipi nanas madu yang ada di Desa Wisata Siwarak. Nanas madu meski terlihat hijau dan kecil namun rasanya manis .

Lihat Foto Selengkapnya DISINI