Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts

Friday, 4 November 2016

Desa Wisata Siwarak - Sukses dengan Trail Adventure pertama yang di gelar owabong tahun lalu, Komunitas Trail di Purbalingga kembali menggelar event kedua bertajuk “ Purbalingga Trail Adventure atau PTA #2 “.

Pada gelaran tahun lalu dinilai mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Purbalingga. Lebih dari 2.000 peserta meramaikan kegiatan itu. Hingga minggu kemarin tercacat lebih dari 1.300 orang yang sudah mendaftarkan diri ke panitia. Para Trabaser yang sudah mendaftar tidak hanya dari seputaran Kota Purbalingga saja tetapi banyak juga yang dari luar kota.

Untuk rute kali ini, Trabaser(Peserta Trail Adventure) akan dimanjakan dengan trek di perbukitan yang menawarkan keindahan alam yang begitu indah. Mengambil start dari obyek gualawa trabaser memulai petualangannya melewati gardu pandang alur sipetung terus keutara naik ke Bukit Punthuk Njelir. Disini peserta akan dimanjakan dengan melihat view Gunung Slamet dan Bukit Kelir yang terlihat begitu mempesona. Untuk petarung sejati trabaser juga akan diajak naik ke puncak gadjah terus ke timur hingga ke Gondang.

Akses
Bagi peserta dari luar kota yang belum begitu paham untuk menuju ke Obyek Wisata Gualawa yang berada di Desa Siwarak Kecamatan Karangreja sebenarnya rute tidaklah sulit. Jika Anda dari Kota Purbalingga, arahkan kendaraan Anda ke utara sejauh 27 km. Setelah sampai di Jalan Raya Purbalingga-Pemalang, atau lebih tepatnya di pertigaan Kecamatan Karangreja, terdapat papan selamat datang Obyek Wisata Gua Lawa, ikuti penunjuk arah tersebut, kurang lebih sekitar 3 km dengan jalan yang agak sedikit naik sampailah Anda di Desa Siwarak atau Wisata Gua Lawa. Kondisi jalan yang baik membuat perjalanan Anda lancar sampai tujuan.

Fasilitas Dan Akomodasi
Bagi pengunjung dari luar kota yang ingin menginap di Desa Siwarak jangan kwatir, ada beberapa penginapan dan homestay milik warga yang bisa dijadikan untuk tempat istirahat dan bermalam Anda setelah melakukan serangkaian kegiatan di Desa Siwarak. Selain Gualawa, Desa Siwarak juga mempunyai beberapa Obyek & Paket Wisata yang layak untuk Anda coba dan kunjungi, diantaranya :

Gardu Pandang Alur Sipetung
Rest Area Alur Sipetung dilengkapi dengan Area Camping Ground, Gardu Pandang, Flying Fox sepanjang 150 meter (Terpanjang di Kab. Purbalingga) dan Gazebo. Tidak cuma di Bukit Njelir dan Bukit Kelir Anda bisa menikmati Sunrise, di Alur Sipetung pun Anda bisa menikmati terbitnya matahari pagi tanpa harus berjalan berjam-jam karena kendaraan Anda bisa langsung sampai ditempat. Bagi Anda yang ingin menikmati sejuknya udara pegunungan inilah tempat yang tepat untuk Anda dan keluarga melakukan Family Camp di Rest Area Alur Sipetung.
Alur Sipetung
 

Paket Caving
Caving atau susur gua merupakan salah satu olahraga yg cukup menantang adrenalin.Bagi anda yg mengaku pemberani rasanya sayang jika melewatkan petualangan yang satu ini. Variasi lorong cukup kaya, mulai lorong berdiameter lebar, lorong sempit sampai super sempit, medan berair, berlumpur, memanjat, Semua bisa Anda rasakan disini.
CAVING/SUSUR GUA
 

Paket Dolli
Dolli (Dolan Kali) merupakan paket wisata minat khusus yang menyuguhkan keindahan alam & petualangan seru dengan menyusuri sungai dan tebing di sekitaran perbukitan Desa Wisata Siwarak.
Dari trek dan harga paket wisata bervariasi tergantung permintaan wisatawan. Disini wisatawan juga tak harus turun tebing. Bagi yang tak bernyali menuruni tebing/curug atau istilah kerennya canyoning. Wisatawan bisa mlipir lewat pinggir sungai untuk bisa mencapai bawah curug. Untuk trip panjang penyusuran di mulai dari kali complang, turbin, curug lawang. Total waktu yang dibutuhkan selama penyusuran mencapai 5 - 6 jam. Untuk trip sedang total waktu yang di butuhkan 3 - 4 jam. Selama susur sungai Wisatawan diajak melihat Empat curug dalam satu rute perjalanan.
SUSUR SUNGAI
 

Untuk Info Paket Wisata bisa klik DISINI
Untuk pemesanan Homestay klik DISINI atau hubungi No HP 0813 2700 0072, 0878 3700 0869

Ayoo.. Segera Daftarkan diri Anda sekarang juga!!!
Abadikan setiap moment petualanganmu disini,, yang pasti seru, menarik & sayang untuk di lewatkan.
Banyak doorprize menarik menanti Anda, diantaranya :
- Ada 3 KLX-G(new)
- 10 unit Motor Matic(new)
- 1 Ekor Sapi(persembahan Bupati Purbalingga)
- 1 Ekor Kambing(persembahan Kades Siwarak)
- Dan puluhan doorprize menarik lainnnya.

Catat Tanggalnya : Minggu, 4 Desember 2016
Hanya dengan Rp. 175.000,-(Jersey panjang, makan, ID Card, Free tiket OW Gualawa)
Info Pendaftaran :
Herru   : 0822 2033 2969
Danz    : 0818 0488 7979
Jamiel   : 0857 4757 8700

#SavePTA2 #PTA #Trail #Trabaser #Purbalingga

Wednesday, 17 August 2016

Lomba lintas alam
Dalam rangka turut mengexplore potensi wisata alam yang ada di Kab. Purbalingga, Owabong akan menggelar Lomba Lintas Wisata Alam Serang - Gualawa "SERAGOLA 1" yang akan di gelar pada Minggu, 2 Oktober 2016 . Ini tentu akan menjadi sangat menarik mengingat Animo masyarakat saat ini lebih condong ke wisata alam yang menyuguhkan suasana perbukitan yang indah dan sejuk . 

Untuk rute yang akan dilalui menyuguhkan berbagai keindahan alam di kedua Desa Wisata, dimana Desa Wisata Serang terkenal dengan kebun strawberry dan Desa Wisata Siwarak dengan hamparan kebun nanas.
Start akan dilakukan di Rest Area Lembah Asri (Desa Wisata Serang), saat peserta sudah mulai berjalan melewati perbukitan akan disuguhi hamparan kebun strawberry. Pepohonan yang berselimutkan lumut hijau, pemukiman penduduk yang terlihat selama perjalanan dan ilalang yang menghampar luas merupakan sebagian kecil dari pesona yang ditawarkan perbukitan yang akan dilalui. 

Penasaran dengan trek yang akan di lalui ???
Segera beritahu teman ataupun saudara untuk ikut gelaran Lintas Alam ini, segera daftarkan grup kalian ke tempat tempat yang telah disediakan. Untuk kalian yang berada di daerah utara bisa langsung mendaftar di depan Obyek Wisata Gualawa, ke Serang atau kalian bisa langsung datang ke Owabong.
Cukup dengan membayar Rp. 90.000,-/Grup/3 org kalian sudah mendapatkan Kaos, Slayer, Air mineral, dan discount khusus masuk Owabong. Pendaftaran akhir tanggal 25 September 2016.

Jangan lewatkan kesempatan menarik ini untuk kalian yang pingin menyatu dengan alam dan melihat keindahan ciptaanNYA.

Monday, 19 October 2015

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-87, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga menggelar lomba lari 10 K. Lomba yang akan digelar Minggu (25/10) memperebutkan hadiah total Rp 17 juta.
            Kepala Dinbudparpora Purbalingga Drs Subeno, SE, M.Si mengatakan, lomba ini untuk memberikan ruang bagi para peminat olah lari dan sekaligus untuk memeriahkan hari sumpah pemuda. “Pesertanya para pemuda-pemudi. Pendaftaran tidak dipungut biaya,” kata Subeno, Senin (19/10).
            Untuk pendaftaran, lanjut Subeno, bisa dilakukan di kantor Dinbudparpora (cq. Seksi Kepemudaan), kemudian di SMAN 1 Bukateka (Drs Abdul Gofar), SMAN 1 Bobotsari  (Budi Handoyo, S.Pd), dan di SMAN 1 Rembang (Wuryantoro, S.Pd).  “Rute yang ditempuh 10 kilometer dengan star di lapangan Mangunegara Kecamatan Mrebet dan finish di alun-alun kota,” kata Subeno.

Sunday, 4 October 2015

Bersih Gunung Dan Pendakian Bersama Gunung Slamet 2015
Bersih Gunung Dan Pendakian Bersama Pegiat wisata minat khusus pendakian gunung yang tergabung dalam ‘Trans Adventure’ bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga akan menggelar kegiatan ‘Pendakian Bersama dan Bersih Gunung Slamet 3428 m dpl’. Kegiatan dalam rangka Hari Jadi Purbalingga ke -185 ini akan digelar pada tanggal 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.
            Ketua Panitia Firman Winata mengatakan, wisata minat khusus berupa pendakian ke Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga belakangan menjadi kegiatan yang banyak diminati. Pelaku pendakian tidak hanya berasal dari kalangan penggiat alam saja, tetapi kalangan masyarakat luas dari berbagai usia dan kota di Indonesia. Wisata pendakian memberikan tantangan tersendiri dan menjanjikan kepuasan batin bagi pelaku karena bisa berinteraksi dengan alam dan menganggumi betapa besar ciptaan Tuhan.
            “Namun, tidak bisa dipungkiri efek dari kegiatan pendakian adanya sampah yang ditinggalkan di sepanjang jalur pendakian. Berlatar belakang ini maka kami bersama Dinbudparpora akan menggelar kegiatan pendakian bersama dan bersih Gunung Slamet,” kata Firman, Minggu (4/10).
            Dikatakan Firman, kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kembali semangat masyarakat dan memberikan bentuk contoh nyata untuk menjaga kelestarian alam. Selain itu juga sebagai wadah menyalurkan hobi masyarakat penggemar aktifitas pendakian gunung. “Kegiatan ini kami gelar juga untuk memperingati hari jadi Purbalingga ke 185 pada bulan Desember 2015 mendatang dan sekaligus sebagai ajang silahturahmi antar pegiat aktifitas alam bebas, sehingga diharapkan muncul ikatan emosional yang positif untuk mewujudkan kesadaran menjaga kelestarian alam,” kata Firman.
            Dijelaskan Firman, pihaknya mentargetkan ada 500 pendaki yang akan ambil bagian  dalam kegiatan ini. Biasanya pendakian ke puncak Gunung Slamet pada malam tahun baru juga meningkat tajam. Kegiatan akan didahului dengan membawa bendera merah putih dan bendera lambing kabupaten Purbalingga yang akan dibentangkan di puncak Slamet pada 18 Desember 2015 bertepatan dengan hari jadi Purbalingga. Kegiatan pembentangan bendera ini akan dilakukan oleh panitia. Kemudian, kegiatan yang melibatkan peserta  akan dilakukan pada 24 Desember 2015 – 2 Januari 2016. Seluruh pendaki yang menuju puncak akan dibekali kantong sampah.
“Kegiatan di puncak lebih fokus pada pendakian bersama dan bersih-bersih sampah di sepanjang jalur pendakian. Sedang kegiatan di pos Bambangan yang dipusatkan di kompleks basecamp pondok pemuda, akan digelar pemutaran film ‘Everest dan hiburan musik rakyat,” kata Firman.
Firman menambahkan, kontribusi peserta dalam kegiatan ini sebesar Rp 100 ribu per orang, yang akan diwujudkan dalam bentuk kaos dan slayer seharga Rp 75 ribu, kantong plastik sampah, dan sudah termasuk biasa retribusi pendakian,” tambah Firman.
Sementara itu Kepala Dinbudparpora Purbalingga, Drs Subeno, SE, M.Si menyatakan sangat menyambut baik upaya dari pegiat wisata minat khusus untuk menggelar kegiatan pendakian dan sekaligus bersih gunung.
“Kami akui, para pendaki belum semuanya peduli dengan kelestraian alam. Ada yang masih meninggalkan sampah mereka ketika melakukan pendakian. Hal ini karena pendaki yang menuju puncak Slamet dapat digolongkan ada yang dari pecinta alam yang sudah peduli dengan alam, dan ada pula pendaki pemula yang terkadang masih mengabaikan kebersihan dan mengabaikan alam,"kata Subeno.

Wednesday, 27 May 2015

Jateng Gelar Festival Desa Wisata  Di Banjarnegara melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar)  Tahun 2015. Festival yang dipusatkan di alun-alun Banjarnegara akan berlangsung, Jum’at – Minggu, (28-30/8). Dalam festival ini juga akan diikuti 10 MPU (Mitra Praja Utama) dari berbagai provinsi.
            Kepala Seksi Pengembangan Wisata Dinbudpar Jateng, Ir Prambudi Traju Trisno, MM, M.Si mengatakan, festival desa wisata merupakan kali kedua digelar Dinbudpar Jateng. Pemilihan kabupaten Banjarnegara karena pada saat bersamaan Banjarnegara menggelar event Dieng Culture Festival dan Konvensi Air Nasional. “Melalui festival desa wisata ini diharapkan potensi desa wisata dapat dipromosikan kepada asosiasi pariwisata khususnya biro atau agen wisata dan masyarakat umum,” kata Prambudi, Selasa (26/5).
            Dikatakan Prambudi, desa wisata merupakan salah satu potensi daya tarik wisata alam dan masyarakat yang benar-benar berdampak langsung terhadap ekonomi kerakyatan. Masyarakat akan secara langsung menikmati hasil dari kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik. “Realitas saat ini, desa wisata merupakan wisata alternatif bagi wisatawan dikarenakan kejenuhan terhadap hiruk pikuk kehidupan di kota besar,” kata Prambudi.
            Prambudi meyakini, melalui festival desa wisata mampu meningkatkan apresiasi terhadap pengembangan desa wisata di Jateng yang pada akhirnya menjadi sarana pembinaan dan motivasi bagi pengelola desa wisata,” ujarnya.
            Prambudi menjelaskan, tema festival desa wisata yakni  ‘Desaku Harapanku, Bersama Kita Maju. Sedang kegiatan festival meliputi lomba yel-yel, apresiasi seni, pameran, sarasehan, lomba paparan potensi desa wisata, focus group discussion pengembangan eco wisata, dan outbound. “Peserta festival adalah desa wisata yang masih aktif, sudah berkembang dan layak jual, serta pernah dikunjungi wisatawan.,” katanya.
            Prambudi menambahkan, panitia akan memilih juara I – III dan juara Harapan I – III. Juara yel-yel terbaik, stand pameran terbaik, apresiasi seni terbaik dan paparan terbaik.

Follow Us @desa_wisata_siwarak