Tuesday, 18 November 2014

Desa Wisata Siwarak - Bukit Njelir adalah potensi wisata alam yang terletak di Desa Wisata Siwarak, tepatnya diperbatasan antara Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Pemalang. Untuk bisa sampai di bukit njelir Anda hanya butuh waktu 45 menit berjalan kaki dari Obyek Wisata Gualawa dan bisa menikmati terbitnya matahari.  Keindahan yang luar biasa bisa Anda rasakan saat Anda sudah berada di bukit njelir. Dengan background perbukitan dan Gunung Slamet saat Anda melihat ke arah barat menambah daya tarik tersendiri bagi Anda yang suka akan keindahan alam raya.Untuk view ke utara Anda bisa menikmati pemukiman penduduk yang berada di Kabupaten Pemalang, sedangkan view Kota Purbalingga bisa Anda nikmati saat Anda melihat kearah selatan. Tidak kalah menariknya saat Anda melihat ke arah timur dimana semburat mentari mulai nampak keluar menampakkan sinar khasnya sungguh merupakan pemandangan yang menakjubkan.
Ayooo ..Puaskan hasrat petualangan Anda dengan melakukan petualangan di Desa Wisata Siwarak. Pilihan dari menjelajahi hutan dengan trekking, hiking,mulai dari petualangan dari bukit kebukit, sampai ke Agro Wisata Nanas dan yang tidak kalah serunya adalah menikmati keindahan Alam diwaktu pagi hari menunggu terbitnya matahari. Tidak ada akhir dalam petualangan alam  yang Anda bisa dapatkan di Desa Wisata Siwarak. Ayo berpetualang di Desa Wisata Siwarak dan rasakan keajaiban alam yang megah dan tidak akan pernah Anda lupakan!

Friday, 7 November 2014

Ruwatan bumi adalah salah satu upacara adat masyarakat agraris yang sampai saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Purbalingga, terutama masyarakat Desa Wisata Siwarak. Ruwatan berasal dari kata rawat atau merawa artinya mengumpulkan atau merawat yaitu mengumpulkan seluruh masyarakat kampung serta mengumpulkan semua hasil bumi, baik yang masih mentah maupun yang sudah diolah. Upacara Ruwatan Bumi ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan YME atas keberhasilan hasil panen pertanian dan sebagai tolak bala serta ungkapan penghormatan terhadap nenek moyang mereka yang telah berjasa meningkatkann taraf hidup di Desa Wisata Siwarak .

Dalam acara ini juga diadakan arak-arakan keliling desa yang di ikuti sebagian masyarakat dengan membawa hasil panen  . Selain arak-arakan, malam harinya di hibur dengan pagelaran wayang golek semalam suntuk dan tak ketinggalan pemberian santunan kepada anak yatim. Acara seperti ini merupakan acar tahunan yang di adakan di Desa Wisata Siwarak dan diharapkan untuk tahun-tahun berikutnya tambah meriah dan bisa mendatangkan wisatawan.


Untuk Lihat foto seputar Ruwat Bumi DISINI

Monday, 14 July 2014

BRALING.COM, PURBALINGGA - Menyambut libur Lebaran dan untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisata, Dinbudparpora Purbalingga akan menggelar pentas musik dangdut selama sepekan di Goa Lawa.
Pentas musik itu akan digelar pada 29 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Pentas ini setidaknya mendatangkan menghadirkan artis lokal dari Purwokerto, Banjarnegara dan Pemalang.
“Khusus untuk persiapan pentas musik dangdut ini saat ini panggung permanen di arena obyek wisata tengah direhab dan diperkirakan selesai satu minggu kedepan,” kata Kabid Pariwisata Dinbudparpora Ir Prayitno MSi.
Senin (7/7) kemarin, Dinbudparpora menggelar rapat koordinasi Camat Karangreja Drs Sulistyarno MT, Kades Siwarak Suratman, perwakilan dari Polsek dan Koramil Karangreja serta kelompok sadar wisata.
Selain pentas musik, Goa Lawa juga berbenah dengan menambah sejumlah wahana baru berupa arena outbond, Goa Lorong Kereta dan  penambahan sejumlah gazebo serta fasilitas ruang kesehatan.
“Kami berharap, dengan penambahan wahana baru serta fasilitas yang ada akan semakin memberi kenyamanan bagi wisatawan yang datang,” tambah Prayitno.
Prayitno juga berharap dalam momen libur Lebaran ini, pengelola obyek, pemilik kios, pedagang asongan, pemandu wisata dan petugas parkir mampu melayani sebaik mungkin para wisatawan.
Jangan sampai ada wisatawan yang kecewa karena faktor pelayanan. “Para pelaku wisata harus bersikap profesional dan berpegang pada Sapta pesona wisata,” imbuh Prayitno.
Camat Karangreja Sulistyarno juga berharap penerapan Sapta Pesona Wisata oleh pelaku wisata di sekitar Objek Wisata Goa Lawa. Warga juga diharapkan ikut menjaga fasilitas milik pemerintah dan bertanggungjawab terhadap sarana obyek wisata.

Follow Us @desa_wisata_siwarak